segunda-feira, 24 de setembro de 2012

PEMIMPIN DAN KEPEMIMPINAN

“Jika seorang mau menjadi yang terdahulu, hendaklah ia menjadi yang terakhir dan membuat dirinya pelayan bagi semua” Mrk 9,35)!
Menurut anda, apakah semua mereka yang sedang memimpin saat ini (berdasarkan mentalitas tindakkan dan kebijakkan mereka) adalah para pelayan sejati atau hanya merupakan bos dan manajer belaka yang bertopengkan pemimpin? Apakah perbedaan antara bos atau manajer dan pemimpin? Menurut Yseus dari Nazaret (penginjil), bagaimana seharusnya mentalitas tindakan dan kebijakkan seorang pemimpin dalam memimpin?
Pemimpin jelasnya bukan sinonim dari bos dan manajer. Pemimpin adalah orang-orang yang dengan sungguh lagi jujur mendemonstrasikan suatu sikap kesederhanaan hati sebagai pelayan sejati. Seorang pemimpin yang transformatif hendaknya memiliki tiga kekhasan ini, yang disingkat sebagai: “EAST” (Exemplifikator, Animator dan Suporter-Tim). Seorang pemimpin sejati menginspirasikan kepercayaan diri anggota dan yang dapat memungkinkan tumbuh kembangnya kreativitas dalam kesetiaan tim komunitas. Sebaliknya, seorang pemimpin palsu, menyebabkan ketakutan dan mendanifikasikan bakat tiap-tiap pribadi yang pada akhirnya memicu ketidaksetiaan dan ketidakjujuran dalam kebersamaan. Seorang pemimpin yang dewasa tidak pernah takut akan hal-hal yang “baru” karena selalu percaya akan kuasa dari penyelenggaraan Ilahi. Dia (pemimpin dewasa) tidak memutuskan dan mendikte dari atas (feodalisme) tetapi senantiasa berdialog dan memutuskan bersama dengan tiap-tiap pribadi (dengan semua anggota tim). Kata terakhir bukan datang dari pemimpin melainkan dari hasil kompromi bersama, dan pemimpin hanya bertindak sebagai instrumen yang mensertifikasikan suara dari tim. Seorang pemimpin sejati senantiasa mampu mendengarkan dan menghargai hak suara serta kebebasan dan kedewasaan dari tiap-tiap pribadi, yang adalah elemen utama dari komposisi tim. Pemimpin dewasa mengundang dan menstimuluskan tim kehidupan kerja dan bukan mendikte. Pemimpin hendaknya sadar bahwa dia bukanlah pribadi yang lebih penting dari anggota yang lainnya; ia adalah bahagian dari kebersamaan itu sendiri, yang memiliki status yang sama dengan anggota lainnya, ia hanya dipercayakan tugas sementara oleh anggota timnya untuk mengkoordinir kehidupan kerja. Itu artinya, dia bukan dipilih menjadi bos dan atau manajer kelompok tetapi ko-ordinator, animator dan suporter-tim kehidupan dan kerja komunitas atau organisasi. Seorang pemimpin dewasa selalu menjalankan tugas kepemimpinannya secara regeneratif (berprospektifkan  masa depan).
Sebagai refleksi: tipe macam manakah kepemimpinan anda? Bagaimana anda sedang memimpin diri anda sendiri dalam hubungannya dengan kehidupan bersama dalam tim komunitas atau organisasi?
 
                                       (L. Betekeneng)

Nenhum comentário:

Postar um comentário